Lompat ke konten

Tag: menulis buku non-fiksi

masih menanti
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Masih Menanti

Waktu tak bisa menggangu, jarak tak mampu menggertak, samudera tak dapat mencidera. Perihal rindu tak ada yang bisa menahan sang pecandu. Kangen memang tak tau malu apalagi kalau sudah dimabuk rindu. Kangen memang tak mau tahu apalagi kalau sudah diracun madu.

Read More »
rindu itu
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Rindu Itu…

Boleh percaya boleh juga tidak. Selain meningkatkan konsentrasi, penelitian menunjukkan bahwa kafein pada kopi dapat memberikan perasaan gembira, bahagia, meningkatkan energi dan membantu emosi menjadi lebih baik.

Read More »
cinta bersabarlah
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Cinta Bersabarlah

Hanya perlu percaya dan diyakini. Tentang perjuangan yang belum tertuntaskan, atau rindu yang belum terbalaskan. Kepada siapapun itu (keluarga, orangtua, anak, teman) katakan padanya dengan sayang, “perjuanganku belum selesai, cinta bersabarlah”.

Read More »
menunggumu
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Menunggumu

Saat waktu mulai mengusik rasa, rindu pun semakin tak biasa. Saat menunggu mulai mengganggu, langkah pun semakin wagu. Saatnya kau nikmati waktu. Menari dan bercumbu bersamanya. Sampai tiba saatnya, waktu akan berbicara menemanimu bercerita. tentang hakikat cinta, tentang apa yang kau dan dia rasa.

Read More »
Aqidah & Filsafat
Habib Yunus

Mengupas Perbedaan Pengetahuan Aksiomatik dan Spekulatif dalam Ilmu Mantiq

Peta Mental Kita, Jalan Tol dan Jalan Tikus Pernahkah kamu menyadari ada keanehan dalam cara otak kita bekerja? Ada hal-hal yang bisa kamu pahami dalam sekejap mata tanpa perlu usaha, seperti rasa sakit saat dicubit atau kenyataan bahwa “siang hari itu terang”. Namun, ada juga hal-hal yang memaksa otakmu masuk

Read More »
neuro-psikologi
Tasawuf & Psikologi
Habib Yunus

Jembatan Antara Hati dan Sinapsis: Membedah Neuro-Psikologi di Balik 7 Lapisan Kesadaran

Saat Tasawuf Bertemu dengan Laboratorium Saraf Pernahkah kamu membayangkan jika para sufi besar masa lalu seperti Al-Ghazali bertemu dengan para ahli saraf (neuroscientist) modern di tahun 2026? Al-Ghazali mungkin akan berbicara tentang “penyucian hati”, sementara ahli saraf akan sibuk memantau aktivitas di Prefrontal Cortex. Menariknya, meskipun menggunakan bahasa yang berbeda,

Read More »
error: