MASIH MENANTI Kulangkahkan kaki Melewati hari demi hari Melintasi ruang-ruang sepi Memacu raga yang masih terpatri Mengingat semua yang telah terjadi Sepi tanpa kau di sisi Kupantik akal sehat Kunyalakan api semangat Agar hati sejenak rehat Dari rindu yang kian berat Dari kangen yang kian menghebat Mengharap cinta tak lagi bersekat Pikirku terbang Lamunanku melayang Apa yang sedang kaulakukan Apa yang sedang kaupikirkan Adakah aku yang mengisi hati Di sini kumasih menanti Hasrat tak dapat kubekap Mengitari wajah yang masih tersekap Melihat bayang yang tertidur lelap Menatap senyum yang belum tersingkap Dalam hati, lara ini kian terendap Olehmu yang tak mampu kudekap Kusentuh nurani Agar ia mampu tegar berdiri Menyongsong dan menyambut bidadari Yang mampu mengisi ruang di hati Tapi mengapa belum juga terganti Kau masih jadi tempatku berhenti Walaupun terpisah waktu Tak mampu kuhentikan rindu Meskipun terpisah jarak Ragaku tak mampu mengelak Biarpun terpisah samudera Rindu masih terus mendera Di sini kumasih menanti Mendamba kau ada di sisi Tempat menyandarkan inderawi Tempat menggali inspirasi Tempat menitipkan nurani Tempat memuaskan naluri @sunnybibah Medan, 23012022
Waktu tak bisa menggangu, jarak tak mampu menggertak, samudera tak dapat mencidera. Perihal rindu tak ada yang bisa menahan sang pecandu. Kangen memang tak tau malu apalagi kalau sudah dimabuk rindu. Kangen memang tak mau tahu apalagi kalau sudah diracun madu.
Sunny Bibah