Lompat ke konten

Tag: dalalah lafzhiyyah

menulis artikel promosi
Business & Marketing
Habib Yunus

7 Framework Terbaik Menulis Artikel Promosi yang Bikin Closing Makin Sering (Part 1)

Mau Jago Menulis Artikel Promosi? Pakai 7 Framework Ini! Menulis artikel promosi bukan sekadar merangkai kata-kata menarik. Tujuan utama dari artikel promosi adalah membuat audiens tertarik, memahami manfaat produk, dan akhirnya melakukan pembelian. Tapi, bagaimana caranya supaya tulisan kita tidak hanya enak dibaca, tapi juga menghasilkan konversi? Jawabannya adalah menggunakan

Read More »
kampanye meta ads
Business & Marketing
Habib Yunus

Mengupas Tujuan Kampanye Meta Ads Untuk Menaklukkan Audiens

Peta Harta Karun di Rimba Digital Coba jujur, berapa jam sehari kamu habiskan buat scrolling di Instagram, TikTok, atau Facebook? Rata-rata, Gen Z menghabiskan lebih dari 4 jam sehari di aplikasi sosial media. Ini bukan cuma soal update status atau feed temanmu; ini adalah sebuah pasar raksasa, sebuah rimba digital

Read More »
menghapus rindu
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Menghapus Rindu

Terkadang rindu itu seperti bumerang. Ingin melemparnya sejauh-jauhnya, tapi berharap ia kembali pulang. Rindu itu seperti malam dan siang. Satu sisi menawarkan terang berjuta sayang, satu sisi gelap lenyap dari pandang.

Read More »
framework copywriting
Business & Marketing
Habib Yunus

7 Framework Copywriting yang Wajib Kamu Kuasai Untuk Menulis Artikel Promosi (Part 3)

Mengapa Tulisanmu Sering Terlewatkan? Pernahkah kamu merasa, ide yang kamu punya itu keren, tetapi saat menuliskannya, hasilnya terasa flat? Di era banjir informasi ini, di mana TikTok, YouTube Shorts, dan game terbaru saling berebut perhatian, tulisanmu hanya punya waktu kurang dari 5 detik untuk memenangkan hati pembaca. Bayangkan kamu sedang

Read More »
kampanye google ads
Business & Marketing
Habib Yunus

Mengupas Tujuan Kampanye Google Ads Untuk Meningkatkan Penjualan

Google Ads Bukan Sekadar Slot Iklan, Tapi Sebuah Perjalanan Pernahkah kamu membayangkan dunia digital marketing itu seperti sebuah game strategi yang kompleks atau mungkin seperti proses pendekatan (PDKT) kepada seseorang yang kamu sukai? Banyak pemula di dunia bisnis digital, mungkin termasuk kamu yang baru mulai merintis usaha di usia muda,

Read More »
ketidaksadaran kolektif
Tasawuf & Psikologi
Habib Yunus

Mengeksplorasi Konsep Ketidaksadaran Kolektif: Teori Psikologi Analitikal Carl Gustav Jung

Mengapa Setiap Cerita Selalu Terasa Sama? Pernahkah Anda menonton film superhero, membaca novel fantasi, atau mendengarkan dongeng dan merasa… familiar? Mengapa kisah seorang pahlawan yang ragu-ragu, bertemu mentor bijak, melawan “monster” (baik di luar maupun di dalam), dan akhirnya menemukan takdirnya, selalu berhasil membuat kita merinding? Mengapa kita semua, di

Read More »
teori pengkondisian klasik
Tasawuf & Psikologi
Habib Yunus

Teori Pengkondisian Klasik Ivan Pavlov (1849 – 1936): Saat Respon Dipengaruhi Eksitasi dan Inhibisi

Pendahuluan Teori Pengkondisian Assosiatif Stimulus Response atau yang lebih dikenal dengan Teori Pengkondisian Klasik, dirumuskan oleh Ivan Petrovich Pavlov (1849 – 1936). Kata klasik yang menjadi nama teori ini merupakan bentuk penghargaan kepada Pavlov karena dianggap sebagai orang yang pertama kali merumuskan teori pengkondisian dan juga untuk membedakan dari teori

Read More »
psikologi penawaran
Business & Marketing
Habib Yunus

7 Teknik Psikologi Penawaran yang Bikin Pelanggan Susah Menolak (Part 2)

Kenapa Teknik Psikologi Marketing Penting? Pernah tidak, kamu belanja sesuatu yang awalnya tidak kamu butuhkan, tapi tiba-tiba merasa “wajib punya”? Atau kamu memilih satu merek dibanding yang lain tanpa alasan yang jelas? Nah, itu semua bukan kebetulan! Ada teknik psikologi marketing yang bikin kita tanpa sadar tertarik, merasa butuh, dan

Read More »
rindu diramu
Puisi & Literasi
Habib Yunus

Rindu Diramu

Kisah dua anak manusia, anjangsana dalam balutan senja. Mencoba meruntuhkan semua kesombongan diraja. Mencari makna arti indah kembang kamboja. Ditemani riuh gemercik kolam seroja

Read More »
error: