BULIR SENYUMAN
Aku tak mengerti
Mengapa mereka terdiam
Melihat gulungan awan hitam
Kelam berselimut langit malam
Aku tak mengerti
Mengapa mereka berhenti
Melihat kilat di bubungan langit tinggi
Layaknya cemeti milik pendekar sakti
Dan aku juga tak mengerti
Mengapa mereka berteduh
Ketika butiran hujan turun membasuh
Jiwa yang terlihat letih dan lusuh
Dalam setiap gulungan awan hitam
Kulihat segumpal harapan
Melewati lembaran kehidupan
Penuh dengan kebahagiaan
Dalam setiap kilatan cahaya
Kutemui kerlingan mata indah
Mengisi tatapan kosong tanpa makna
Sepasang mata yang mulai lelah
Dalam setiap butiran hujan
Kudapati bulir senyuman
Membasuh hati yang rapuh
Membasah tubuh yang lusuh
Aku takkan terdiam
Aku takkan berhenti
Dan aku takkan berteduh
Kan kunikmati setiap bulir senyuman
Dibawah gumpalan hitamnya awan
Diterangi kilatan cahaya berkilauan
Ditemani alunan rintik hujan
@sunnybibah
Dolok Sanggul, 19062019
Di setiap momen, mata melihat hal yang berbeda. Kepala memiliki makna yang tak sama. Beda situasi keadaan, beda pula hati dan perasaan. Maka nikmati setiap momen yang terjadi, mungkin bisa membuat harimu jadi lebih menjadi.
Sunny Bibah